|
1 |
Wahai Daud,
sesungguhnya Kami telah menjadikanmu khalifah di bumi, maka jalankanlah hukum
di antara manusia dengan (hukum syariat) yang benar (yang
diwahyukan kepadamu); dan janganlah engkau menurut hawa nafsu, kerana yang
demikian itu akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang
yang sesat dari jalan Allah, akan beroleh azab yang berat pada hari hitungan
amal, disebabkan mereka melupakan (jalan Allah) itu. |
|
2 |
(Ingatkanlah
peristiwa) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: " Sesungguhnya Aku
hendak menciptakan manusia - Adam dari tanah; |
|
3 |
Dan
apabila manusia disentuh oleh sesuatu bahaya, ia segera berdoa
kepada Tuhannya dengan keadaan rujuk kembali bertaubat kepadaNya; kemudian
apabila Allah memberikannya sesuatu nikmat (sebagai kurnia) daripadaNya,
lupalah ia akan segala bahaya yang menyebabkannya merayu kepada Allah sebelum
itu dan ia pula menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah, untuk menyesatkan
dirinya (dan orang lain) dari jalan Allah. Katakanlah (kepadanya):
"Bersenang-senanglah engkau dengan kekufuranmu itu bagi sementara,
sesungguhnya engkau dari penduduk neraka. |
|
4 |
Dan demi
sesungguhnya! Kami telah mengemukakan kepada umat manusia berbagai
misal perbandingan dalam Al-Quran ini, supaya mereka mengambil peringatan dan
pelajaran. |
|
5 |
Sesungguhnya
Kami telah menurunkan kepadamu Kitab
Suci Al-Quran yang menyatakan segala kebenaran (untuk menjadi panduan hidup)
kepada umat manusia seluruhnya. Oleh itu sesiapa yang mendapat
hidayah petunjuk (beramal menurutnya), maka faedahnya terpulang kepada
dirinya sendiri; dan sesiapa yang sesat (tidak berpandu kepadanya), maka
bahaya kesesatannya itu tertimpa ke atas dirinya sendiri; dan engkau
(hanyalah penyampai) bukanlah menjadi wakil yang menguasai (keadaan dan
bawaan) mereka. |
|
6 |
Maka
apabila manusia disentuh oleh sesuatu bahaya, ia segera berdoa
kepada Kami; kemudian apabila Kami memberikannya sesuatu nikmat (sebagai
kurnia) dari Kami, berkatalah ia (dengan sombongnya): "Aku diberikan
nikmat ini hanyalah disebabkan pengetahuan dan kepandaian yang ada
padaku". (Tidaklah benar apa yang dikatakannya itu) bahkan pemberian
nikmat yang tersebut adalah ujian (adakah ia bersyukur atau sebaliknya), akan
tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (hakikat itu). |
|
7 |
Dia lah Yang
Maha tinggi darjat kebesaranNya, yang mempunyai Arasy (yang melambangkan
keagungan dan kekuasaanNya); Ia memberikan wahyu dari hal perintahNya kepada
sesiapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya (yang telah dipilih
menjadi RasulNya), supaya Ia memberi amaran (kepada manusia) tentang
hari pertemuan, |
|
8 |
Demi
sesungguhnya, menciptakan langit dan bumi (dari tiada kepada ada) lebih besar
(dan lebih menakjubkan) daripada menciptakan manusia dan
menghidupkannya semula (sesudah matinya); akan tetapi
kebanyakan manusia (yang mengingkari hari kiamat) tidak mengetahui. |
|
9 |
Sesungguhnya
hari kiamat tetap akan datang, tidak ada sebarang syak tentang kedatangannya;
akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (akan hakikat itu). |
|
10 |
Allah yang
menjadikan malam untuk kamu supaya kamu berehat padanya, dan menjadikan siang
terang-benderang (supaya kamu berusaha). Sesungguhnya Allah sentiasa
melimpah-limpah kurniaNya kepada manusia seluruhnya, akan tetapi
kebanyakan manusia tidak bersyukur. |
|
11 |
Katakanlah "Sesungguhnya aku hanyalah
seorang manusia seperti kamu; diwahyukan kepadaku bahawa Tuhan kamu
hanyalah Tuhan yang Satu; maka hendaklah kamu tetap teguh di atas jalan yang
betul lurus (yang membawa kepada mencapai keredaanNya), serta pohonlah
kepadaNya mengampuni (dosa-dosa kamu yang telah lalu). Dan (ingatlah),
kecelakaan besar bagi orang-orang yang mempersekutukanNya (dengan sesuatu
yang lain), |
|
12 |
Dan Kami adakan
untuk mereka teman-teman rapat (dari jin dan manusia), lalu teman-teman
itu memperhiaskan kepada mereka (fahaman-fahaman sesat) mengenai
perkara-perkara dunia yang ada di hadapan mereka, serta perkara-perkara
akhirat yang ada di belakang mereka; dan (dengan sebab itu) tetaplah hukuman
(azab) atas mereka bersama-sama dengan umat umat (yang sesat) dari jin
dan manusia yang terdahulu daripada mereka. Sesungguhnya mereka
semuanya adalah golongan yang rugi (bawaan hidupnya). |
|
13 |
Dan orang-orang
yang kafir berkata: "Wahai Tuhan kami! Perlihatkanlah kepada kami dua
golongan yang telah menyesatkan kami dari jin dan manusia, untuk kami
meletakkan mereka di bawah tapak kaki kami, supaya mereka menjadi golongan
yang terkebawah dalam kehinaan". |
|
14 |
Manusia tidak
jemu-jemu memohon kebaikan. Dan kalau ia ditimpa kesusahan maka menjadilah ia
seorang yang sangat berputus asa, lagi sangat nyata kesan putus harapnya
(dari rahmat pertolongan Allah). |
|
15 |
Dan apabila
Kami kurniakan nikmat kepada manusia, berpalinglah dia serta menjauhkan
diri (dari bersyukur); dan apabila ia ditimpa kesusahan, maka ia berdoa
merayu dengan panjang lebar. |
|
16 |
Sesungguhnya
jalan (untuk menyalahkan) hanyalah terhadap orang-orang yang melakukan
kezaliman kepada manusia dan bermaharajalela di muka bumi dengan
tiada sebarang alasan yang benar. Mereka itulah orang-orang yang beroleh azab
seksa yang tidak berperi sakitnya. |
|
17 |
Oleh itu, jika
mereka berpaling ingkar, maka Kami tidak mengutusmu (wahai Muhammad) sebagai
pengawas terhadap mereka; tugasmu tidak lain hanyalah menyampaikan (apa yang
diperintahkan kepadamu). Dan (ingatlah) sesungguhnya apabila Kami
memberi manusia merasai sesuatu rahmat dari Kami, ia bergembira
dengannya; dan (sebaliknya) jika mereka ditimpa sesuatu kesusahan disebabkan
dosa-dosa yang mereka lakukan, maka (mereka segera membantah serta melupakan
rahmat yang mereka telah menikmatinya, kerana)
sesungguhnya manusia itu sangat tidak mengenang nikmat-nikmat
Tuhannya. |
|
18 |
Dan tidaklah
layak bagi seseorang manusia bahawa Allah berkata-kata dengannya
kecuali dengan jalan wahyu (dengan diberi ilham atau mimpi), atau dari
sebalik dinding (dengan mendengar suara sahaja), atau dengan mengutuskan
utusan (malaikat) lalu utusan itu menyampaikan wahyu kepadanya dengan izin
Allah akan apa yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi
keadaanNya, lagi Maha Bijaksana. |
|
19 |
Dan mereka
(yang musyrik mempersekutukan Allah dengan) menjadikan sebahagian dari
hamba-hamba Allah sebagai anak bagiNya. Sesungguhnya manusia (yang
demikian sesatnya) sangat tidak mengenang budi, lagi nyata kufurnya. |
|
20 |
Dan kalaulah
tidak kerana manusia akan menjadi umat yang satu (dalam kekufuran),
nescaya Kami jadikan bagi orang-orang yang kufur ingkar kepada Tuhan Yang
Maha Pemurah, bumbung rumah-rumah mereka dari perak, dan tangga-tangga yang
mereka naik turun di atasnya (dari perak juga), |
|
21 |
Al-Quran ini
menjadi panduan-panduan yang membuka matahati manusia, dan menjadi
hidayah petunjuk serta membawa rahmat bagi kaum yang meyakini (kebenarannya). |
|
22 |
Katakanlah
(wahai Muhammad): "Allah yang menghidupkan kamu, kemudian Ia akan
mematikan kamu, setelah itu Ia akan menghimpunkan kamu (dalam keadaan hidup
semula) pada hari kiamat - (hari) yang tidak ada sebarang syak tentang
kedatangannya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui
(ketetapan itu)". |
|
23 |
Dan apabila manusia dihimpunkan
(untuk dihitung amalnya pada hari akhirat), menjadilah segala yang disembah
itu musuh kepada orang-orang yang menyembahnya, dan segala yang disembah itu
juga tidak mengakui serta mendustakan penyembahan mereka kepadanya. |
|
24 |
Dan Kami
wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya; ibunya
telah mengandungnya dengan menanggung susah payah dan telah melahirkannya
dengan menanggung susah payah. Sedang tempoh mengandungnya beserta dengan
tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa tiga puluh bulan. Setelah ia
besar sampai ke peringkat dewasa yang sempurna kekuatannya dan sampai ke
peringkat umur empat puluh tahun, berdoalah ia dengan berkata: "Wahai Tuhanku,
ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmatmu yang engkau kurniakan
kepadaku dan kepada ibu bapaku, dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh
yang Engkau redai; dan jadikanlah sifat-sifat kebaikan meresap masuk ke dalam
jiwa zuriat keturunanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepadamu, dan
sesungguhnya aku dari orang-orang Islam (yang tunduk patuh kepadamu)". |
|
25 |
Mereka (yang
ingkar derhaka seperti itu) ialah orang-orang yang tetap menerima hukuman
(azab) bersama-sama dengan umat-umat yang terdahulu daripada mereka - dari
kalangan jin dan manusia; kerana sesungguhnya mereka telah menyebabkan
diri mereka menjadi orang-orang yang rugi. |
|
26 |
Dan bagi mereka
masing-masing (dari puak jin dan manusia - yang berbuat baik dan
yang berbuat jahat) disediakan berbagai peringkat (balasan) yang sesuai
dengan apa yang mereka telah kerjakan, dan (ketetapan yang demikian ialah)
supaya Allah menyempurnakan bagi mereka balasan amal-amal mereka, sedang
mereka tidak dirugikan (sedikitpun). |
|
27 |
Berlakunya yang
demikian, kerana sesungguhnya orang-orang yang kafir menurut perkara yang
salah, dan sesungguhnya orang-orang yang beriman menurut perkara yang benar
dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah menerangkan kepada
umat manusia akan sifat dan akibat bawaan mereka masing-masing. |
|
28 |
(Tabiat kamu
wahai manusia) jika Tuhan meminta kepada kamu harta benda kamu serta
mendesak kamu memberikanNya, nescaya kamu akan berlaku bakhil kedekut, dan
kebakhilan itu akan melahirkan kemarahan dan kebencian kamu. |
|
29 |
(Sebagai
memuliakan orang-orang yang memberi pengakuan taat setianya di Hudaibiyah,
Tuhan menujukan firmannya kepada mereka): Allah menjanjikan kepada kamu harta
rampasan yang banyak yang kamu akan mengambilnya, lalu Ia menyegerakan untuk
kamu harta rampasan perang ini, serta Ia telah menahan
tangan manusia (pihak musuh di situ) daripada menyerang kamu;
(Allah melakukan yang demikian supaya kamu beroleh manfaat) dan supaya
menjadi tanda (yang membuktikan kebenaran janjiNya) bagi orang-orang yang
beriman, dan juga supaya Ia menambahkan kamu hidayah ke jalan yang lurus. |
|
30 |
Wahai
umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan
perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak,
supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang
lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih
taqwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya).
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan
keadaan dan amalan kamu). |
|
31 |
Dan demi
sesungguhnya, Kami telah mencipta manusia dan Kami sedia mengetahui
apa yang dibisikkan oleh hatinya, sedang (pengetahuan) Kami lebih dekat
kepadanya daripada urat lehernya, |
|
32 |
(Peringatkanlah manusia)
akan hari Kami bertanya kepada neraka Jahannam: "Adakah engkau sudah
penuh? " Ia menjawab: "Adakah lagi sebarang tambahan?" |
|
33 |
Dan (ingatlah)
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka
menyembah dan beribadat kepadaKu. |
|
34 |
Dan orang-orang
yang beriman yang diturut oleh zuriat keturunannya dengan keadaan beriman,
Kami hubungkan (himpunkan) zuriat keturunannya itu dengan mereka (di dalam
Syurga); dan Kami (dengan itu) tidak mengurangi sedikitpun dari pahala
amal-amal mereka; tiap-tiap seorang manusia terikat dengan amal
yang dikerjakannya. |
|
35 |
Adakah manusia tetap
akan dapat mencapai segala yang dicita-citakannya? (Tidak!). |
|
36 |
Maka yang mana
satu di antara nikmat-nikmat Tuhanmu (yang tidak terhingga itu) engkau
ragu-ragukan (wahai manusia)? |
|
37 |
Lalu mereka
berkata: Patutkah kita menurut manusia dari jenis kita, lagi yang
berseorangan? Jika demikian, sesungguhnya kita berada dalam keadaan sesat dan
gila! |
|
38 |
Dia lah yang
telah membolehkan manusia (bertutur) memberi dan menerima
kenyataan. |
|
39 |
Dan bumi pula
dijadikannya rata untuk kegunaan manusia dan makhluk-makhlukNya
yang lain: |
|
40 |
Kami hanya akan
menguruskan hitungan dan balasan amal kamu sahaja (pada hari kiamat,)
wahai manusia dan jin! |
No comments:
Post a Comment