|
1 |
Wahai sekalian
jin dan manusia! Kalau kamu dapat menembus keluar dari kawasan-kawasan
langit dan bumi (untuk melarikan diri dari kekuasaan dan balasan Kami), maka
cubalah kamu menembus keluar. Kamu tidak akan menembus keluar melainkan
dengan satu kekuasaan (yang mengatasi kekuasaan Kami; masakan dapat)! |
|
2 |
Kamu (wahai
golongan yang kufur ingkar dari kalangan jin dan manusia) akan
ditimpakan dengan api yang menjulang-julang dan leburan tembaga cair (yang
membakar); dengan yang demikian, kamu tidak akan dapat mempertahankan diri
(dari azab seksa itu); |
|
3 |
Orang-orang
yang bakhil dan menyuruh manusia supaya berlaku bakhil, (akan
mendapat balasan yang menghina); dan sesiapa yang berpaling (dari mematuhi
hukum Allah maka padahnya tertimpa atas dirinya sendiri), kerana sesungguhnya
Allah, Dia lah Yang Maha Kaya, lagi Maha Terpuji. |
|
4 |
Demi
sesungguhnya! Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti
dan mukjizat yang jelas nyata, dan Kami telah menurunkan bersama-sama mereka
Kitab Suci dan keterangan yang menjadi neraca keadilan,
supaya manusia dapat menjalankan keadilan dan kami telah menciptakan
besi dengan keadaannya mengandungi kekuatan yang handal serta berbagai faedah
lagi bagi manusia. (Dijadikan besi dengan keadaan yang demikian,
supaya manusia menggunakan faedah-faedah itu dalam kehidupan mereka
sehari-hari) dan supaya ternyata pengetahuan Allah tentang orang yang
(menggunakan kekuatan handalnya itu untuk) menegak dan mempertahankan agama
Allah serta menolong Rasul-rasulNya, padahal balasan baiknya tidak kelihatan
(kepadanya); sesungguhnya Allah Maha Kuat, lagi Maha Kuasa. |
|
5 |
(Sikap kaum
munafik dengan kaum Yahudi) itu samalah seperti (sikap) Syaitan ketika ia
berkata kepada manusia: "Berlaku kufurlah engkau!" Setelah
orang itu berlaku kufur (dan tetap terkena azab), berkatalah Syaitan
kepadanya: "Sesungguhnya aku adalah berlepas diri daripadamu, kerana
sebenarnya aku takut kepada Allah, Tuhan yang menguasai seluruh alam!" |
|
6 |
Sekiranya Kami
turunkan Al-Quran ini ke atas sebuah gunung, nescaya engkau melihat gunung
itu khusyuk serta pecah belah kerana takut kepada Allah. Dan (ingatlah),
misal-misal perbandingan ini Kami kemukakan kepada umat manusia, supaya
mereka memikirkannya. |
|
7 |
Katakanlah :
"Wahai orang-orang yang beragama Yahudi, kalau kamu anggap bahawa
kamulah sahaja orang-orang yang dikasihi Allah tidak termasuk
umat-umat manusia yang lain, maka bercita-citalah hendakkan mati
(dengan meminta kepada Allah supaya kamu dimatikan sekarang juga), jika betul
kamu orang-orang yang benar!" |
|
8 |
(Balasan) yang
demikian itu, kerana sesungguhnya mereka pernah didatangi Rasul-rasul (yang
diutus kepada) mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang jelas nyata,
maka mereka berkata:" Patutkah manusia (yang seperti kami -
menjadi Rasul untuk) memberi petunjuk kepada kami?" Lalu mereka kufur
ingkar serta berpaling (dari kebenaran); dan Allah pun menyatakan tidak
berhajatNya (kepada iman dan ketaatan mereka lalu membinasakan mereka); dan
Allah sememangnya Maha Kaya, lagi tetap Terpuji. |
|
9 |
Wahai
orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari neraka
yang bahan-bahan bakarannya: manusia dan batu (berhala); neraka itu
dijaga dan dikawal oleh malaikat-malaikat yang keras kasar (layanannya);
mereka tidak menderhaka kepada Allah dalam segala yang diperintahkanNya
kepada mereka, dan mereka pula tetap melakukan segala yang diperintahkan. |
|
10 |
Sesungguhnya manusia itu
dijadikan bertabiat resah gelisah (lagi bakhil kedekut); - |
|
11 |
Dan bahawa
sesungguhnya (nyatalah kesalahan) kita menyangka bahawa manusia dan
jin tidak sekali-kali akan berani mengatakan sesuatu yang dusta terhadap
Allah. |
|
12 |
Dan bahawa
sesungguhnya (tidaklah benar) manusia menyangka sebagaimana yang
kamu sangka, bahawa Allah tidak sekali-kali mengutuskan sebarang Rasul (atau
tidak akan membangkitkan manusia pada hari kiamat). |
|
13 |
Dan bahawa
sesungguhnya! Kalaulah mereka (manusia dan jin) itu berjalan betul di
atas jalan agama Allah, sudah tentu Kami (akan memberikan mereka sebab-sebab
kemewahan, terutama) menurunkan hujan lebat kepada mereka. |
|
14 |
Patutkah manusia (yang
kafir) menyangka bahawa Kami tidak akan dapat mengumpulkan tulang-tulangnya (dan
menghidupkannya semula)? |
|
15 |
(Kebenaran itu
bukan tidak ada buktinya), bahkan manusia (yang ingkar) sentiasa
suka hendak meneruskan perbuatan kufur dan maksiat (di sepanjang hayatnya,
sehingga ia tidak mengakui adanya hari kiamat). |
|
16 |
(Maka) pada
hari itu, berkatalah manusia (yang ingkarkan hari kiamat): "Ke
manakah hendak melarikan diri?" |
|
17 |
Pada hari
itu, manusia diberitahu akan apa yang ia telah lakukan, dan apa
yang ia telah tinggalkan. |
|
18 |
Bahkan manusia itu,
(anggotanya) menjadi saksi terhadap dirinya sendiri, |
|
19 |
Patutkah manusia menyangka,
bahawa ia akan ditinggalkan terbiar (dengan tidak diberikan tanggungjawab dan
tidak dihidupkan menerima balasan)? |
|
20 |
Sesungguhnya
Kami telah aturkan cara mencipta manusia bermulanya dari air mani
yang bercampur (dari pati benih lelaki dan perempuan), serta Kami tetap
mengujinya (dengan kewajipan-kewajipan); oleh itu maka Kami jadikan dia
berkeadaan mendengar dan melihat. |
|
21 |
Binasalah
hendaknya manusia (yang ingkar) itu, betapa besar kekufurannya? |
|
22 |
(Kalaulah ia
tidak memikirkan asal dan kesudahan dirinya), maka
hendaklah manusia melihat kepada makanannya (bagaimana kami
mentadbirkannya): |
|
23 |
Wahai manusia!
Apakah yang memperdayakanmu - (berlaku derhaka) kepada Tuhanmu yang Maha
Pemurah? - |
|
24 |
Hari
berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam? |
|
25 |
Wahai manusia!
Sesungguhnya engkau sentiasa berpenat-lelah (menjalankan keadaan hidupmu)
dengan sedaya upayamu hinggalah (semasa engkau) kembali kepada Tuhanmu,
kemudian engkau tetap menemui balasan apa yang engkau telah usahakan itu
(tercatit semuanya). |
|
26 |
Maka (pada saat
itu) tidak ada bagi manusia sebarang kekuatan (untuk membela diri),
dan tidak ada penolong (yang dapat memberikan pertolongan). |
|
27 |
(Dalam pada
itu manusia tidak menghiraukan balasan akhirat), oleh yang
demikian, maka kebanyakan manusia apabila diuji oleh Tuhannya
dengan dimuliakan dan dimewahkan hidupnya, (ia tidak mahu bersyukur tetapi
terus bersikap takbur) serta berkata dengan sombongnya: "Tuhanku telah
memuliakan daku!" |
|
28 |
Sesungguhnya
Kami telah jadikan manusia sentiasa dalam keadaan menghadapi
kesulitan dan kesukaran (jasmani dan rohaninya); |
|
29 |
Patutkah manusia yang
demikian keadaannya (terpedaya dengan kekuasaan yang ada padanya dan)
menyangka bahawa tidak ada sesiapapun yang dapat mengatasi kekuasaannya (dan
menyeksakannya)? |
|
30 |
Manusia yang
demikian keadaannya (tidaklah patut ia bermegah-megah dengan kekayaannya dan)
berkata: "Aku telah habiskan harta benda yang banyak (dalam usaha
menegakkan nama dan bangsa). |
|
31 |
(Mengapa manusia terpedaya
dan bermegah-megah?) Tidakkah Kami telah menjadikan baginya: dua mata (untuk
ia memerhatikan kekuasaan dan kekayaan Kami?) - |
|
32 |
Dalam pada
itu manusia tidak (memilih jalan kebaikan) merempuh masuk
mengerjakan amal-amal yang tinggi darjatnya di sisi Tuhan; |
|
33 |
Sesungguhnya
Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya
(dan berkelengkapan sesuai dengan keadaannya). |
|
34 |
Yang
mengajar manusia melalui pena dan tulisan, -Ia
mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Ingatlah! Sesungguhnya
jenis manusia tetap melampaui batas (yang sepatutnya atau yang
sewajibnya), (Al-'Alaq 96:4-6) |
|
35 |
Pada hari
itu manusia akan keluar berselerak (dari kubur masing-masing) -
untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) amal-amal mereka. |
|
36 |
Sesungguhnya manusia sangat
tidak bersyukur akan nikmat Tuhannya. |
|
37 |
(Hari itu
ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang
terbang berkeliaran, |
|
38 |
Setelah berlaku
demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing);
adapun orang yang berat timbangan amal baiknya, - |
|
39 |
Sesungguhnya manusia itu
dalam kerugian - |
|
40 |
Dan engkau
melihat manusia masuk dalam agama Allah beramai-ramai, - |
|
41 |
Katakanlah:
"Aku berlindung kepada (Allah) Pemulihara sekalian manusia. "Yang
Menguasai sekalian manusia, "Tuhan
yang berhak disembah oleh sekalian manusia, (An-Naas 114:1-3) |
No comments:
Post a Comment