|
AWAN |
|
|
1 |
Dan Kami telah menaungi kamu
dengan awan (dari panas matahari di padang pasir) dan Kami turunkan
kepada kamu "Mann" dan "Salwa", (serta Kami berfirman):
"Makanlah dari makanan-makanan yang baik yang Kami telah kurniakan
kepada kamu". Dan tidaklah mereka menganiaya Kami (sebab mereka kufurkan
nikmat itu), tetapi sebenarnya mereka adalah menganiaya diri sendiri. |
|
2 |
Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi;
dan (pada) pertukaran malam dan siang; dan (pada) kapal-kapal yang belayar di
laut dengan membawa benda-benda yang bermanfaat kepada manusia; demikian juga
(pada) air hujan yang Allah turunkan dari langit lalu Allah hidupkan
dengannya tumbuh-tumbuhan di bumi sesudah matinya, serta Ia biakkan padanya
dari berbagai-bagai jenis binatang; demikian juga (pada) peredaran angin
dan awan yang tunduk (kepada kuasa Allah) terapung-apung di antara
langit dengan bumi; sesungguhnya (pada semuanya itu) ada tanda-tanda (yang
membuktikan keesaan Allah kekuasaanNya, kebijaksanaanNya, dan keluasan
rahmatNya) bagi kaum yang (mahu) menggunakan akal fikiran. |
|
3 |
(Orang-orang yang ingkar itu) tidak menunggu
melainkan kedatangan (azab) Allah kepada mereka dalam
lindungan-lindungan awan, bersama-sama dengan malaikat (yang
menjalankannya), padahal telahpun diputuskan perkara itu (balasan azab yang
menimpa mereka); dan kepada Allah jua kembalinya segala urusan. |
|
4 |
Dan Dia lah (Allah) yang menghantarkan angin
sebagai pembawa berita yang mengembirakan sebelum kedatangan rahmatnya (iaitu
hujan), hingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halakan
dia ke negeri yang mati (ke daerah yang kering kontang), lalu Kami turunkan
hujan dengan awan itu, kemudian Kami keluarkan dengan air hujan itu
berbagai-bagai jenis buah-buahan. Demikianlah pula Kami mengeluarkan
(menghidupkan semula) orang-orang yang telah mati, supaya kamu beringat
(mengambil pelajaran daripadanya). |
|
5 |
Dan kami membahagikan mereka (Bani Israil)
menjadi dua belas suku, sebagai golongan-golongan besar, dan Kami wahyukan
kepada Nabi Musa, ketika kaumnya meminta air kepadanya: "Pukulah batu
itu dengan tongkatmu." Maka terpancarlah daripadanya dua belas mata air.
Tiap-tiap golongan (di antara mereka) mengetahui tempat masing-masing. Dan
Kami naungi mereka dengan awan, dan Kami turunkan kepada mereka
"Mann" dan "Salwa". (Lalu Kami berfirman): "Makanlah
dari baik-baik yang kami telah kurniakan kepada kamu". Dan tidaklah
mereka menganiaya Kami (dengan kekufuran mereka), tetapi mereka adalah
menganiaya diri mereka sendiri. |
|
6 |
Dia lah yang memperlihatkan kilat kepada
kamu, untuk menakutkan (dari panahan petir), dan memberi harapan (dengan
turunnya hujan); dan Ia yang menjadikan awan tebal yang berat
(dengan air). |
|
|
Atau (orang-orang kafir itu keadaannya)
adalah umpama keadaan (orang yang di dalam) gelap-gelita di lautan yang
dalam, yang diliputi oleh ombak bertindih ombak; di sebelah atasnya
pula awan tebal (demikianlah keadaannya) gelap-gelita
berlapis-lapis - apabila orang itu mengeluarkan tangannya, ia tidak dapat
melihatnya sama sekali. Dan (ingatlah) sesiapa yang tidak dijadikan Allah
menurut undang-undang peraturanNya mendapat cahaya (hidayah petunjuk) maka ia
tidak akan beroleh sebarang cahaya (yang akan memandunya ke jalan yang
benar). |
|
7 |
Tidakkah engkau melihat bahawasanya Allah
mengarahkan awan bergerak perlahan-lahan, kemudian Dia mengumpulkan
kelompok-kelompoknya, kemudian Dia menjadikannya tebal berlapis-lapis?
Selepas itu engkau melihat hujan turun dari celah-celahnya. Dan Allah pula
menurunkan hujan batu dari langit, dari gunung-ganang (awan) yang ada
padanya; lalu Ia menimpakan hujan batu itu kepada sesiapa yang
dikehendakiNya, dan menjauhkannya dari sesiapa yang dikehendakiNya. Sinaran
kilat yang terpancar dari awan yang demikian keadaannya,
hampir-hampir menyambar dan menghilangkan pandangan. |
|
8 |
Dan (sebutkanlah perihal) hari segala langit
pecah-belah (disertakan) dengan kumpulan awan (yang berisi
malaikat), dan (pada hari yang tersebut) diturunkan malaikat itu dengan cara
berpasuk-pasukan. |
|
9 |
Maka mereka tetap juga mendustakannya, lalu
mereka ditimpa azab seksa hari awan mendung; sesungguhnya kejadian
itu adalah merupakan azab seksa hari yang amat besar - (huru-haranya). |
|
10 |
Dan engkau melihat gunung-ganang, engkau
menyangkanya tetap membeku, padahal ia bergerak cepat seperti
bergeraknya awan; (demikianlah) perbuatan Allah yang telah membuat tiap
- tiap sesuatu dengan serapi-rapi dan sebaik-baiknya; sesungguhnya Ia Amat
mendalam PengetahuanNya akan apa yang kamu lakukan. |
|
11 |
Allah jualah yang menghantarkan angin, lalu
angin itu menggerakkan awan; kemudian Allah
menyebarkan awan itu di langit sebagaimana yang dikehendakiNya, dan
menjadikannya berkelompok-kelompok; lalu engkau melihat hujan keluar dari
celah-celahnya. Maka apabila Allah menurunkan hujan itu mengenai sesiapa yang
dikehendakiNya dari hamba-hambanya, mereka serta merta bergembira; |
|
12 |
Dan (orang-orang yang tidak bersifat
demikian) apabila mereka dirempuh serta diliputi oleh ombak yang besar
seperti kelompok-kelompok awan menyerkup, pada saat itu mereka
semua berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan kepercayaan mereka kepadaNya
semata-mata. Kemudian bila sahaja Allah menyelamatkan mereka ke darat maka
sebahagian sahaja di antara mereka yang bersikap adil (lalu bersyukur kepada
Allah serta mengesakanNya). Dan sememangnya tiada yang mengingkari
bukti-bukti kemurahan Kami melainkan tiap-tiap orang yang bersifat pemungkir
janji, lagi amat tidak mengenang budi. |
|
13 |
Dan Allah jualah yang menghantarkan angin,
lalu angin itu menggerakkan awan, kemudian Kami
halakan awan itu ke negeri yang mati (yang kering kontang); lalu
Kami hidupkan bumi sesudah matinya dengan (hujan dari awan) itu.
Sedemikian itu pula kebangkitan manusia (hidup semula sesudah mati). |
|
14 |
Maka apabila mereka melihat azab itu
sebagai awan yang menghala ke lembah-lembah mereka, mereka berkata:
"Ini ialah awan yang akan membawa hujan kepada kita!"
(Mendengarkan kata-kata yang demikian, Nabi Hud berkata): "Tidak! Bahkan
itulah (azab) yang kamu minta disegerakan kedatangannya, iaitu angin yang
membawa azab seksa yang tidak terperi sakitnya; |
|
15 |
Dan awan yang membawa dan
mengangkut muatannya (ke tempat yang dikehendaki), - |
|
16 |
Dan kiranya mereka melihat sepotong besar
dari langit gugur (untuk menimpa mereka), mereka akan berkata: "(Itu
adalah) awan yang bertompok - berlapis-lapis!" |
|
17 |
Kamukah yang menurunkannya
dari awan (sebagai hujan), atau Kami yang menurunkannya? |
|
18 |
Dan Kami telah menurunkan dari awan,
air (hujan) yang mencurah-curah, -(An-Naba'
78:14) |
No comments:
Post a Comment