|
SEDEKAH |
|
|
1 |
Iaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah, gerun
gementarlah hati mereka, dan orang-orang yang sabar (cekal hati) terhadap
kesusahan yang menimpa mereka, dan orang-orang yang mendirikan sembahyang,
serta orang-orang yang mendermakan sebahagian dari rezeki yang Kami
berikan kepadanya. |
|
2 |
Dan apabila dikatakan kepada mereka:" Dermakanlah
sebahagian dari rezeki yang dikurniakan Allah kepada kamu",
berkatalah orang-orang yang kafir itu kepada orang-orang yang beriman (secara
mengejek-ejek): " Patutkah kami memberi makan kepada orang yang jika
Allah kehendaki tentulah Ia akan memberinya makan? Kamu ini hanyalah berada
dalam kesesatan yang nyata". |
|
3 |
(Menolak peminta-peminta sedekah) dengan perkataan yang
baik dan memaafkan (kesilapan mereka) adalah lebih baik daripada sedekah (pemberian)
yang diiringi (dengan perbuatan atau perkataan yang) menyakitkan hati. Dan
(ingatlah), Allah Maha Kaya, lagi Maha Penyabar. |
|
4 |
Wahai orang-orang yang beriman! Jangan rosakkan (pahala
amal) sedekah kamu dengan perkataan membangkit-bangkit dan
(kelakuan yang) menyakiti, seperti (rosaknya pahala amal sedekah) orang
yang membelanjakan hartanya kerana hendak menunjuk-nunjuk kepada manusia
(riak), dan ia pula tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat. Maka
bandingan orang itu ialah seperti batu licin yang ada tanah di atasnya,
kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu ditinggalkannya bersih licin
(tidak bertanah lagi). (Demikianlah juga halnya orang-orang yang kafir dan
riak itu) mereka tidak akan mendapat sesuatu (pahala) pun dari apa yang
mereka usahakan. Dan (ingatlah), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada
kaum yang kafir. |
|
5 |
Kalau kamu zahirkan sedekah-sedekah itu (secara
terang), maka yang demikian adalah baik (kerana menjadi contoh yang baik).
Dan kalau pula kamu sembunyikan sedekah-sedekah itu serta kamu
berikan kepada orang-orang fakir miskin, maka itu adalah baik bagi kamu; dan
Allah akan menghapuskan dari kamu sebahagian dari kesalahan-kesalahan kamu.
Dan (ingatlah), Allah Maha Mengetahui secara mendalam akan apa yang kamu
lakukan. |
|
6 |
Pemberian sedekah itu) ialah bagi orang-orang fakir
miskin yang telah menentukan dirinya (dengan menjalankan khidmat atau
berjuang) pada jalan Allah (membela Islam), yang tidak berupaya mengembara di
muka bumi (untuk berniaga dan sebagainya); mereka itu disangka: orang kaya -
oleh orang yang tidak mengetahui halnya, kerana mereka menahan diri daripada
meminta-minta. Engkau kenal mereka dengan (melihat) sifat-sifat dan keadaan
masing-masing, mereka tidak meminta kepada orang ramai dengan mendesak-desak.
Dan (ketahuilah), apa jua yang kamu belanjakan dari harta yang halal maka
sesungguhnya Allah sentiasa Mengetahuinya. |
|
7 |
Allah susutkan (kebaikan harta yang dijalankan dengan mengambil)
riba dan Ia pula mengembangkan (berkat harta yang dikeluarkan) sedekah-sedekah dan
zakatnya. Dan Allah tidak suka kepada tiap-tiap orang yang kekal terus dalam
kekufuran, dan selalu melakukan dosa. |
|
8 |
Dan jika orang yang berhutang itu sedang mengalami kesempitan
hidup, maka berilah tempoh sehingga ia lapang hidupnya dan (sebaliknya)
bahawa kamu sedekahkan hutang itu (kepadanya) adalah lebih baik untuk
kamu, kalau kamu mengetahui (pahalanya yang besar yang kamu akan dapati
kelak). |
|
9 |
Dan tidak harus sama sekali bagi
seseorang mukmin membunuh seorang mukmin yang lain, kecuali dengan tidak
sengaja. Dan sesiapa yang membunuh seorang mukmin dengan tidak sengaja, maka
(wajiblah ia membayar kaffarah) dengan memerdekakan seorang hamba yang
beriman serta membayar "diah" (denda ganti nyawa) yang diserahkan
kepada ahlinya (keluarga si mati), kecuali jika mereka sedekahkan
(memaafkannya). Tetapi jika ia (yang terbunuh dengan tidak sengaja) dari kaum
(kafir) yang memusuhi kamu, sedang ia sendiri beriman, maka (wajiblah si
pembunuh membayar kaffarah sahaja dengan) memerdekakan seorang hamba yang
beriman. Dan jika ia (orang yang terbunuh dengan tidak sengaja itu) dari kaum
(kafir) yang ada ikatan perjanjian setia di antara kamu dengan mereka, maka
wajiblah membayar "diah" (denda ganti nyawa) kepada keluarganya
serta memerdekakan seorang hamba yang beriman. Dalam pada itu, sesiapa yang
tidak dapat (mencari hamba yang akan dimerdekakannya), maka hendaklah ia
berpuasa dua bulan berturut-turut; (hukum yang tersebut) datangnya dari Allah
untuk menerima taubat (membersihkan diri kamu). Dan (ingatlah) Allah Maha
Mengetahui, lagi Maha Bijaksana. |
|
10 |
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali
(bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau
mendamaikan di antara manusia. Dan sesiapa yang berbuat demikian dengan
maksud mencari keredaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala
yang amat besar. |
|
11 |
Dan di antara mereka ada yang mencelamu (wahai Muhammad)
mengenai (pembahagian) sedekah-sedekah ; oleh itu jika mereka
diberikan sebahagian daripadanya (menurut kehendak mereka), mereka suka (dan
memandangnya adil); dan jika mereka tidak diberikan dari zakat itu (menurut
kehendaknya), (maka) dengan serta merta mereka marah. |
|
12 |
Sesungguhnya sedekah-sedekah itu hanyalah untuk
orang-orang fakir, dan orang-orang miskin, dan amil-amil yang mengurusnya,
dan orang-orang muallaf yang dijinakkan hatinya, dan untuk hamba-hamba yang
hendak memerdekakan dirinya, dan orang-orang yang berhutang, dan untuk
(dibelanjakan pada) jalan Allah, dan orang-orang musafir (yang keputusan)
dalam perjalanan. (Ketetapan hukum yang demikian itu ialah) sebagai satu
ketetapan (yang datangnya) dari Allah. Dan (ingatlah) Allah Maha Mengetahui,
lagi Maha Bijaksana. |
|
13 |
Dan di antara mereka ada yang membuat janji dengan Allah dengan
berkata: "Sesungguhnya jika Allah memberi kepada kami dari limpah
kurniaNya, tentulah kami akan bersedekah, dan tentulah kami akan menjadi dari
orang-orang yang soleh" |
|
14 |
Orang-orang (munafik) yang mencela sebahagian dari orang-orang
yang beriman mengenai sedekah-sedekah yang mereka berikan dengan
sukarela, dan (mencela) orang-orang yang tidak dapat (mengadakan apa-apa
untuk disedekahkan) kecuali sedikit sekadar kemampuannya, serta mereka
mengejek-ejeknya, - Allah akan membalas ejek-ejekan mereka, dan bagi mereka
(disediakan) azab seksa yang tidak terperi sakitnya. |
|
15 |
Ambilah (sebahagian) dari harta mereka menjadi sedekah (zakat),
supaya dengannya engkau membersihkan mereka (dari dosa) dan mensucikan mereka
(dari akhlak yang buruk); dan doakanlah untuk mereka, kerana sesungguhnya
doamu itu menjadi ketenteraman bagi mereka. Dan (ingatlah) Allah Maha
Mendengar, lagi Maha Mengetahui. |
|
16 |
Tidakkah mereka mengetahui bahawa Allah Dia lah yang menerima
taubat dari hamba-hambaNya, dan juga menerima sedekah-sedekah (dan
zakat serta membalasnya), dan bahawa sesungguhnya Allah Dia lah Penerima
taubat, lagi Maha Mengasihani? |
|
17 |
Dan (ketahuilah bahawa) sesuatu pemberian atau tambahan yang
kamu berikan, supaya bertambah kembangnya dalam pusingan harta manusia maka
ia tidak sekali-kali akan kembang di sisi Allah (tidak mendatangkan
kebaikan). Dan sebaliknya sesuatu pemberian sedekah yang kamu
berikan dengan tujuan mengharapkan keredaan Allah semata-mata, maka mereka
yang melakukannya itulah orang-orang yang beroleh pahala berganda-ganda. |
|
18 |
Sesungguhnya orang-orang lelaki yang Islam serta orang-orang
perempuan yang Islam, dan orang-orang lelaki yang beriman serta orang-orang
perempuan yang beriman, dan orang-orang lelaki yang taat serta orang-orang
perempuan yang taat, dan orang-orang lelaki yang benar serta orang-orang
perempuan yang benar, dan orang-orang lelaki yang sabar serta orang-orang
perempuan yang sabar, dan orang-orang lelaki yang merendah diri (kepada
Allah) serta orang-orang perempuan yang merendah diri (kepada Allah), dan
orang-orang lelaki yang bersedekah serta orang-orang perempuan yang bersedekah,
dan orang-orang lelaki yang berpuasa serta orang-orang perempuan yang
berpuasa, dan orang-orang lelaki yang memelihara kehormatannya serta
orang-orang perempuan yang memelihara kehormatannya, dan orang-orang lelaki
yang menyebut nama Allah banyak-banyak serta orang-orang perempuan yang
menyebut nama Allah banyak-banyak, Allah telah menyediakan bagi mereka
semuanya keampunan dan pahala yang besar. |
|
19 |
Sesungguhnya orang-orang lelaki yang bersedekah dan
orang-orang perempuan yang bersedekah, serta mereka memberikan pinjaman
kepada Allah, sebagai pinjaman yang baik (ikhlas), akan digandakan balasannya
(dengan berganda-ganda banyaknya), dan mereka pula akan beroleh pahala yang
mulia. |
|
20 |
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak mengadap dan
bertanyakan sesuatu kepada Rasulullah, maka hendaklah kamu bersedekah sebelum
kamu mengadapnya; (pemberian sedekah) itu adalah lebih baik bagi kamu
dan lebih bersih. Dalam pada itu, kalau kamu tidak ada benda yang hendak disedekahkan,
(kamu dibenarkan juga mengadapnya mengenai perkara yang tak dapat dielak),
kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. |
|
21 |
Dan belanjakanlah (dermakanlah) sebahagian dari rezeki yang Kami
berikan kepada kamu sebelum seseorang dari kamu sampai ajal maut kepadanya,
(kalau tidak) maka ia (pada saat itu) akan merayu dengan katanya: "
Wahai Tuhanku! Alangkah baiknya kalau Engkau lambatkan kedatangan ajal matiku
- ke suatu masa yang sedikit sahaja lagi, supaya aku dapat bersedekah dan
dapat pula aku menjadi dari orang-orang yang soleh ". |
No comments:
Post a Comment