|
TIDAK BERDUKACITA |
|
|
1 |
Ketahuilah! Sesungguhnya wali-wali
Allah, tidak ada kebimbangan (dari sesuatu yang tidak baik) terhadap mereka,
dan mereka pula tidak akan berdukacita. |
|
2 |
Dan janganlah kamu merasa lemah
(dalam perjuangan mempertahan dan menegakkan Islam), dan janganlah kamu
berdukacita (terhadap apa yang akan menimpa kamu), padahal kamulah
orang-orang yang tertinggi (mengatasi musuh dengan mencapai kemenangan) jika
kamu orang-orang yang (sungguh-sungguh) beriman. |
|
3 |
Janganlah kamu mengira bahwa
orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup
disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.(169) Mereka dalam keadaan gembira
disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka
bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum
menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula)
mereka bersedih hati. (70) (Ali Imran 169-170) |
|
4 |
Beginilah kamu, kamu menyukai
mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada
kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata
"Kami beriman", dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit
ujung jari antara marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada
mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah
mengetahui segala isi hati.(119) Jika kamu memperoleh kebaikan,
niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka
bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya
mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya
Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan. (120) (Ali Imran 119-120) |
|
5 |
Hai orang-orang yang beriman, jika
kamu mentaati orang-orang yang kafir itu, niscaya mereka mengembalikan kamu
ke belakang, lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi.(149) Tetapi (ikutilah
Allah), Allahlah Pelindungmu, dan Dialah sebaik-baik Penolong.(150) Akan Kami masukkan ke dalam hati
orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan
sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat
kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal
orang-orang yang zalim.(151) Dan sesungguhnya Allah telah
memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya
sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai
perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai.
Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan diantara kamu ada orang yang
menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk
menguji kamu, dan sesunguhnya Allah telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai
karunia (yang dilimpahkan) atas orang orang yang beriman. (152) (Ingatlah) ketika kamu lari dan
tidak menoleh kepada seseorangpun, sedang Rasul yang berada di antara
kawan-kawanmu yang lain memanggil kamu, karena itu Allah menimpakan atas kamu
kesedihan atas kesedihan, supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang
hilang daripada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (153) Kemudian setelah kamu berdukacita,
Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi
segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri
mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan
jahiliyah. Mereka berkata: "Apakah ada
bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?".
Katakanlah: "Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah".
Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan
kepadamu; mereka berkata: "Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak
campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan)
di sini". Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya
orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke
tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa
yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah
Maha Mengetahui isi hati. (Ali Imran 149- 154) |
|
6 |
Dan tidaklah Kami mengutus para
rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan.
Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran
terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. (AlAnam 48) |
|
7 |
Orang-orang yang menafkahkan
hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang
dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak
menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan
mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka
bersedih hati. (Al Baqarah 262) |
|
8 |
Sesungguhnya orang-orang yang
mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan
pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan:
"Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah
mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu". (Fussilat 30) |
No comments:
Post a Comment