|
SAYANG |
|
|
1 |
Maka berkat rahmat Allah engkau berlaku
lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati
kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu, maafkanlah
mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan
mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad,
maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang
yang bertawakkal. (Ali Imran: 159) |
|
2 |
Dan di antara mereka (orang munafik)
ada orang-orang yang menyakiti hati Nabi dan mengatakan, “Nabi mempercayai
semua yang didengarnya.” Katakanlah, “Dia mempercayai semua yang baik bagimu,
dia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat
bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Dan orang-orang yang menyakiti
Rasulullah, mereka akan mendapat azab yang pedih. (At-Taubah: 61) |
|
3 |
Sungguh, telah datang kepadamu
seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu
alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dia
penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman. (At-Taubah: 128) |
|
4 |
Dia (Jibril) berkata, “Demikianlah.”
Tuhanmu berfirman, “Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya
sebagai tanda (kebesaran Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami.
Dan hal itu adalah suatu urusan yang (sudah) diputuskan.” (Maryam: 21) |
|
5 |
Dan Kami tidak mengutus engkau
(Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Al-Anbiya: 107) |
|
6 |
Hingga ketika mereka sampai di
lembah semut, berkatalah seekor semut, “Wahai semut-semut, Masuklah ke dalam
sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya,
sedangkan mereka tidak menyadari.” (18) Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu
tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku,
anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau
berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan
kebajikan yang Engkau ridhai. Dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam
golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.” (19) (An-Naml: 18-19) |
|
7 |
Dan ketika dia sampai di sumber air
negeri Madyan, di sana dia menjumpai sekumpulan orang yang sedang memberi
minum (ternaknya), dan dia menjumpai dua orang perempuan sedang menghambat
(ternaknya) di belakang orang banyak itu. Dia (Musa) berkata, “Apakah
maksudmu (dengan berbuat demikian)?” Kedua (perempuan) itu menjawab, “Kami
tidak dapat memberi minum (ternak kami) sebelum para penggembala itu
memulangkan (ternaknya), sedang ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut
usia.” (23) Maka dia (Musa) memberi minum
(ternak) kedua perempuan itu, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu
berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan
(makanan) yang Engkau turunkan kepadaku.” (24) Kemudian datanglah salah
seorang dari kedua perempuan itu sambil berjalan dengan malu-malu kepada
Musa, dia berkata, “Sesungguhnya ayahku mengundangmu untuk memberi balasan
sebagai imbalan atas (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami.” Ketika (Musa)
mendatangi ayahnya (Syuaib) dan dia menceritakan kepadanya kisah (mengenai
dirinya), dia (Syuaib) berkata, “Janganlah engkau takut, Engkau telah selamat
dari orang-orang yang zalim itu.” (25) Dan salah seorang dari kedua
(perempuan) itu berkata, “Wahai ayahku, jadikanlah dia sebagai pekerja (pada
kita), sesungguhnya orang terbaik yang engkau jadikan sebagai pekerja (pada
kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya.” (26) Dia (Syuaib) berkata,
“Sesungguhnya aku bermaksud ingin menikahkan engkau dengan salah seorang dari
kedua anak perempuanku ini, dengan ketentuan bahwa engkau bekerja untukku
selama lapan tahun. Dan jika engkau sempurnakan sepuluh tahun maka itu adalah
(suatu kebaikan) darimu, dan aku tidak bermaksud memberatkan engkau. Insya
Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik.” (27) (Al-Qashas: 23-27) |
|
8 |
Dan di antara tanda-tanda
(kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu
sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia
menjadikan rasa kasih dan sayang di antara kamu. Sesungguhnya pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum
yang berpikir. (Ar-Rum: 21) |
|
9 |
Muhammad adalah utusan Allah. Dan
orang-orang yang bersama dengan dia bersikap tegas terhadap orang-orang
kafir, tetapi berkasih sayang terhadap sesama mereka. Kamu melihat mereka
rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. Pada wajah mereka
tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang
diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam
Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu
semakin kuat lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya. Tanaman
itu membuat senang hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan
hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah
menjanjikan ampunan dan pahala yang besar kepada orang-orang yang beriman dan
mengerjakan kebajikan di antara mereka. (Al-Fath: 29) |
|
10 |
Mereka berkata, “Sesungguhnya kami
dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami, merasa takut (akan
diazab). (26) Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami
dari azab neraka. (27) Sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu. Dialah
Yang Maha Melimpahkan Kebaikan lagi Maha Penyayang.” (28) (At-Thur: 26-28) |
|
11 |
Kemudian dia termasuk orang-orang
yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan berkasih sayang. (17)
Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan
kanan. (18) (Al-Balad: 17-18) |
|
12 |
Dia (Yusuf) berkata: "Pada hari
ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan
Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang". (92) Pergilah kamu
dengan membawa baju gamisku ini, lalu letakkanlah dia kewajah ayahku, nanti
ia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku". (93) (Yusuf 92-93) |
|
13 |
Musa berdoa: "Ya Tuhanku,
ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan
Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang". (Al Araf 151) |
No comments:
Post a Comment