|
GHAIB |
|
|
1 |
Dan pada sisi Allah jualah anak
kunci perbendaharaan segala yang ghaib, tiada sesiapa yang mengetahuinya
melainkan Dia lah sahaja; dan Ia mengetahui apa yang ada di darat dan di
laut; dan tidak gugur sehelai daun pun melainkan Ia mengetahuinya, dan tidak
gugur sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak gugur yang basah dan
yang kering, melainkan (semuanya) ada tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz)
yang terang nyata. |
|
2 |
Dan Dia lah yang menciptakan langit
dan bumi dengan (tujuan) yang benar, dan (Dia lah juga) pada masa (hendak
menjadikan sesuatu) berfirman: "Jadilah", lalu terjadilah ia.
FirmanNya itu adalah benar. Dan bagiNyalah kuasa pemerintahan pada hari
ditiupkan sangkakala. Ia yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata,
dan Dia lah Yang Maha Bijaksana, lagi Maha mendalam pengetahuanNya. |
|
3 |
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui
yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang
ghaib itu. (26) Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia
mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (27) Supaya
Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan
risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada
pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu. (28) (AlJin 26-28) |
|
4 |
Dan sesungguhnya dia itu melihat
Jibril di ufuk yang terang.(23) Dan dia bukanlah orang yang bakhil
untuk menerangkan yang ghaib. (24) Dan Al Quran itu bukanlah perkataan
syaitan yang terkutuk, (25) (AtTakwir 23-25) |
|
5 |
Katakanlah: "Sesungguhnya aku
hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap
Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu
fikirkan tidak ada penyakit gila
sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi
kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras. (46) Katakanlah: "Upah apapun yang
aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia
Maha Mengetahui segala sesuatu".(47) Katakanlah: "Sesungguhnya
Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang ghaib".
(Saba 48) Katakanlah: "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak
akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi". (49) Katakanlah: "Jika aku sesat
maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku
mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku
kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat".(50) Saba ( 46-50) |
|
6 |
Apakah dia mempunyai pengetahuan
tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)? (35)
Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?
(36) dan lembaran-lembaran Ibrahim
yang selalu menyempurnakan janji? (37)
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang
lain, (38) dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang
telah diusahakannya, (AnNajm 39) dan bahwasanya usaha itu kelak akan
diperlihatkan (kepadanya). (AnNajm 35-40) |
|
7 |
Maka serahkanlah (ya Muhammad)
kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran).
Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan)
dari arah yang tidak mereka ketahui,(AlQalam 44) dan Aku memberi tangguh
kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh. (45) Apakah kamu meminta upah kepada
mereka, lalu mereka diberati dengan hutang? (Al Qalam 46) Ataukah ada pada
mereka ilmu tentang yang ghaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka
tetapkan)? (47) Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan
Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan
ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).(48) Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya,
benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.(49) Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang
yang saleh.(50) (Al Qalam 44-50) |
No comments:
Post a Comment