|
TEMAN YANG BURUK |
|
|
1 |
Dan ingatlah pada
hari (ketika) orang-orang dzalim menggigit dua jarinya (menyesali
perbuatannya) seraya berkata, “Wahai, sekiranya dulu aku mengambil jalan
bersama Rasul. (27) Wahai, celakalah aku, sekiranya dulu aku tidak menjadikan
si fulan itu teman akrab(ku), (28) sungguh dia telah menyesatkanku dari
peringatan (Al-Qur’an) ketika (Al-Qur’an) itu telah datang kepadaku. Dan
setan memang pengkhianat manusia.” (29) (Al-Furqan:
27-29) |
|
2 |
Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap. (50) Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya dahulu (di dunia) aku pernah mempunyai seorang teman, (51) yang berkata, “Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari kebangkitan)? (52) Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?” (53) Dia
berkata, “Maukah kamu meninjau (temanku itu)?” (54) Maka dia meninjaunya,
lalu dia melihat temannya itu berada di tengah-tengah neraka yang
menyala-nyala. (55) Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja
mencelakakanku, (56) dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku
termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).” (57) (As-Shaffat:
50-57) |
|
3 |
Dan Kami tetapkan
bagi mereka teman-teman (setan) yang memuji-muji apa saja yang ada di hadapan
dan di belakang mereka, dan tetaplah atas mereka putusan azab bersama
umat-umat terdahulu sebelum mereka dari (golongan) jin dan manusia.
Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang rugi. (Fusshilat: 25) |
|
4 |
Dan orang-orang
yang kafir berkata, “Ya Tuhan kami, perlihatkanlah kepada kami dua golongan
yang telah menyesatkan kami, yaitu (golongan) jin dan manusia, agar kami
letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami agar kedua golongan itu menjadi
yang paling bawah (hina).” (Fusshilat:
29) |
|
5 |
Sehingga apabila
orang-orang yang berpaling itu datang kepada kami (di hari kiamat) dia
berkata: "Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara
masyrik dan maghrib, maka syaitan itu adalah sejahat-jahat teman (yang
menyertai manusia)". (38) (Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi
manfaat kepadamu di hari itu karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri).
Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu. (Az Zukhuruf 39) Maka
apakah kamu dapat menjadikan orang yang pekak bisa mendengar atau (dapatkah)
kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang
tetap dalam kesesatan yang nyata? (Az Zukhuruf 40) |
|
6 |
Teman-teman karib
pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.
(Az-Zukhruf: 67) |
|
7 |
Dan
(malaikat) yang menyertainya berkata, “Inilah (catatan perbuatan) yang ada
padaku.” (23) (Allah berfirman), “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka
Jahanam semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, (24) yang sangat
enggan melakukan kebajikan, melampaui batas dan bersikap ragu-ragu, (25) yang
mempersekutukan Allah dengan tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab
yang keras.” (26) (Setan) yang menyertainya berkata (pula), “Ya Tuhan kami,
aku tidak menyesatkannya tetapi dia sendiri yang berada dalam kesesatan yang
jauh.” (27) (Allah) berfirman, “Janganlah kamu bertengkar di hadapan-Ku, dan
sungguh dahulu Aku telah memberikan ancaman kepadamu”. (28) (Qaf:
23-28) |
|
8 |
Engkau
(Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan
hari akhir saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan
Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu adalah bapaknya, anaknya, saudaranya
atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah Allah
tanamkan keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang
datang dari-Nya. Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang di bawahnya
mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka
dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan
Allah. Ketahuilah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung. (Al-Mujadalah:
22) |
|
9 |
Mereka berkata sedang mereka
bertengkar di dalam neraka (96) "demi Allah: sungguh kita dahulu (di
dunia) dalam kesesatan yang nyata,(97) karena kita mempersamakan kamu dengan
Tuhan semesta alam".(98) Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali
orang-orang yang berdosa.(99) Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at
seorangpun,(100) dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,(101) maka
sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi
orang-orang yang beriman".(102) Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka
tidak beriman. (Asy Syuara 96-103) |
|
10 |
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah
orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang
bodoh.(199) Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah
kepada Allah (200) Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa
was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka
melihat kesalahan-kesalahannya.(201) Dan teman-teman mereka (orang-orang
kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak
henti-hentinya (menyesatkan).(202) Dan apabila kamu tidak membawa suatu ayat
Al Quran kepada mereka, mereka berkata: "Mengapa tidak kamu buat sendiri
ayat itu?" Katakanlah: "Sesungguhnya aku hanya mengikut apa yang
diwahyukan dari Tuhanku kepadaku. Al Quran ini adalah bukti-bukti yang nyata
dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman". (AlAraf 199- 203) |
|
11 |
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang
yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman? Orang-orang itu
bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka
bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. (14) Allah
telah menyediakan bagi mereka azab yang sangat keras, sesungguhnya amat
buruklah apa yang telah mereka kerjakan.(15) Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu
mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab
yang menghinakan. (16) (Al Mujadilah 14-16) |
|
12 |
dan tidak ada seorang teman akrabpun
menanyakan temannya, (10) sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin
kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan
anak-anaknya,(11) (Al Maarij 10-11) |
|
13 |
Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa
mereka akan mendapat siksaan yang pedih,(138) (yaitu) orang-orang yang
mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan
orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu?
Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.(139) Dan sungguh Allah
telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu
mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang
kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki
pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian),
tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan
semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam, (140) (An Nisa 138-140) |
|
14 |
Dan barangsiapa yang mentaati Allah
dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang
dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin,
orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman
yang sebaik-baiknya.(An Nisa 69) Yang demikian itu adalah karunia dari Allah,
dan Allah cukup mengetahui. (An Nisa 70) |
|
15 |
(kepada malaikat diperintahkan):
"Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan
sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah, (As saffat 22) selain Allah; maka
tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.(23) |
|
16 |
Dan demikianlah Kami jadikan
sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain
disebabkan apa yang mereka usahakan. (129) Hai golongan jin dan manusia,
apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang
menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap
pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas
diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka
menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang
kafir. (130) (Al Anam 129-130) |
No comments:
Post a Comment